Apa Sih Gunanya Bikin Prototipe?
Kesalahan besar para founder di
awal pembuatan produk adalah tidak membuat prototipe. Padahal prototipe
merupakan hal penting di langkah awal pengembangan usaha. Tanpa prototipe,
rencana dan kalkulasi bisa jadi tidak akurat, bahkan memungkinkan kesalahan
pengambilan keputusan.
Nah, nggak mau kan produkmu
gagal sebelum berkembang? Untuk tahu lebih lengkap apa saja manfaat prototipe,
berikut ulasannya.
1.
Visualisasi ide
Pasti sulit hanya membayangkan produk tanpa model fisik, iya nggak? Karenanya prototipe
dibutuhkan. Prototipe adalah tahapan mengubah konsep abstrak ke wujud
kongkrit. Ide yang kamu punya akan memiliki model visual yang jelas, dapat
dilihat, dan dirasakan secara langsung.
Dengan pengalaman ini, ide
konsepmu akan semakin matang. Kamu lebih paham dan mengerti bagaimana
proses desain kebutuhan konsumen. Begitu pula dalam proses pengambilan
keputusan dan pembuatan strategi pengembangan produk akan tepat sasaran.
2.
Hemat Biaya
Buatlah Prototipe jenis low-fidelity, yang
tidak mewajibkanmu memakai bahan-bahan mahal. Bahakn, kamu pisa pakai
barang bekas seperti kardus, kertas dan lem. Itu sudah cukup
untuk memvisualisasikan ide.
Karena bahan-bahannya murah, artinya prototipe itu
bisa dibuat sendiri. Tidak perlu mendatangkan ahli untuk mewujudkan
idemu. Coba bayangin, berapa banyak uang yang dapat
dihemat?
3.
Mengetahui keinginan
konsumen
Prototipe tentu tidak menggambarkan seluruh fungsi dan tujuan produk
yang kamu mau, tapi dari
gambaran sederhana ini bisa membantu mengamati keinginan pasar. Dengan
interaksi dan pengalaman yang dicobakan pada konsumen, dapatkan masukan guna
pengembangan produk yang lebih sempurna.
4.
Memudahkan presentasi kepada
investor
Siapa sih yang nggak pengen produknya
didanai investor? Tentu untuk mendapatkannya tidak bisa hanya modal kata-kata
dan janji. Model fisik dapat membantu mempresentasikan ide secara nyata.
Dengan adanya prototipe, kesempatan menarik investor akan lebih besar,
karena investor akan melihat potensi keberhasilan dan keuntungan dari
acuan prototipe tersebut.
5. Eksplorasi
ide baru
Sebuah prototipe dapat membuka kesempatan untuk mengeksplorasi
ide-ide baru. Karena dengan menganalisanya, kamu dapat
menemukan kekurangan, masalah hingga potensi kerusakan. Informasi yang
didapat bisa dikembangkan untuk menciptakan produk yang lebih sempurna dan
berkualitas tinggi pada saat peluncurkan produk.
Jadi, apakah kamu sudah membuat prototipe untuk produkmu?
Komentar
Posting Komentar